TPFK INDONESIA – Actual, Tajam dan Terpercaya!

EDISI ketiga, 20 SEPTEMBER 2010 – 20 OKTOBER 2010

TPFK Indonesia

Aktual Tajam dan Terpercaya

Selayang Pandang tentang TPFK Indonesia

TPFK Indonesia merupakan wadah aspirasi dari seluruh masyarakat indonesia dalam menyampaikan berbagai macam keluhan,informasi,saran dan unek-unek atas apa yang tengah terjadi di NKRI, baik itu tentang politik, hukum dan HAM, agama, budaya,seni,ekonomi,kriminalitas,ormas maupun LSM dan lain sebagainya, karena TPFK Indonesia adalah suatu bentuk pengungkapan kebenaran dibalik fakta dan peristiwa.

Kami menjamin setiap informasi per edisi yang masuk didalam website TPFK Indonesia adalah benar dan akurat, karena semua ini ditunjang oleh para pengurus TPFK yang professional dan mumpuni dibidangnya masing-masing. Oleh sebab itu, para pengurus TPFK Indonesia sengaja kami pilih dari berbagai kalangan yang memiliki pengetahuan sesuai dengan gelar yang mereka miliki.

Edisi pertama TPFK Indonesia mengangkat berita tentang MAKELAR KASUS (MARKUS) mengenai diri SUSNO DUADJI (mantan Kabareskrim Mabes Polri) dengan masuknya informasi dari beberapa orang narasumber. Edisi kedua TPFK Indonesia mengangkat berita tentang KUPAS TUNTAS DIBALIK SKANDAL BANK CENTURY, mengenai diri SRI MULYANI (Menteri Keuangan) dan BOEDIONO (Wakil Presiden RI). EDISI ketiga TPFK Indonesia mengangkat berita tentang MENGUPAS TUNTAS SEPUTAR KONTROVERSI HABIB ABDURRAHMAN ASSEGAF. Edisi yang kami tampilkan di Website TPFK Indonesia adalah Edisi terbaru dan untuk edisi sebelumnya sengaja kami hapus, dan sudah kami jadikan buku yang telah beredar di Umum. Bagi para pembaca yang ingin mengetahui lebih jelas tentang bahasan atau kupasan kami mengenai isi dari Edisi pertama dan edisi kedua sudah dalam bentuk buku edisi Lux dapat memesan ke alamat email tpfkindonesia@yahoo.com .

MENGENAI TOPIK YANG KAMI KUPAS PADA SETIAP EDISI TERGANTUNG DARI BANYAKNYA ISYU YANG SEDANG BERKEMBANG DI MASYARAKAT DAN TERGANTUNG PULA DARI BANYAKNYA EMAIL YANG DIKIRIM KEPADA KAMI (TPFK INDONESIA).

Bagi siapapun yang ingin memberikan atau mengirim informasi, harus memenuhi syarat sebagai berikut dibawah ini:

  1. Informasi yang diberikan harus akurat dengan disertai bukti-bukti yang kuat, baik itu berupa rekaman percakapan (audio),video,foto (gambar hitam putih) dan dokumen/naskah tertulis. Untuk foto berwarna akan kami rubah menjadi hitam putih. Mengenai foto dari narasumber atau foto seseorang yang menjadi target akan dikembalikan kepada si pengirim jika terbukti foto tersebut hasil rekayasa.
  2. Memberikan foto pribadi atau narasumber hitam putih (ukuran 3×4) dan identitas diri. Untuk alamat si pengirim tergantung kesepakatan (bisa dicantumkan atau pihak kami saja yang mengetahuinya.) apabila alamat yang dikirim ternyata tidak benar atau fiktif, maka kami tidak akan menanggapinya,karena itu bersifat main-main (surat kaleng).
  3. Bagi siapapun yang mengirimkan informasi kepada kami (TPFK Indonesia) akan dilakukan cross check dan investigasi terlebih dahulu oleh tim kami dengan melakukan pertemuan terlebih dahulu terhadap narasumber ditempat kediamannya. Jika informasi itu benar adanya maka kami akan muat di website TPFK Indonesia dan jika tidak benar atau bersifat fitnah semata maka kami akan kembalikan kepada alamat si pengirim. Prinsip TPFK Indonesia adalah bahwa kami tidak akan main-main dengan data yang bersifat fitnah atau isyu belaka.
  4. Bagi siapapun yang informasinya dimuat di website TPFK Indonesia,dikenakan biaya administrasi sebesar Rp. 250.000.
  5. Sedangkan untuk tulisan yang sudah ada di website umum, tidak kami kenakan biaya jika kami masukan ke dalam website TPFK Indonesia, dan itupun harus kami seleksi dulu kebenarannya.
  6. Bagi narasumber yang akan mengirimkan tulisan kepada TPFK Indonesia diperbolehkan mengacu pada tulisan narasumber lainnya dan cantumkan pula profesi atau jabatannya.
  7. Tulisan dari narasumber yang berisikan ancaman terlalu vulgar atau ekstrim tidak akan kami cantumkan di website kami,tetapi akan kami terima sebagai masukan.
  8. Tulisan yang akan kami terima boleh berupa tentang suatu kelompok atau komunitas atau diri seseorang yang telah banyak merugikan khalayak ramai dan bersifat kontroversi.
  9. Tulisan dari narasumber boleh dalam bentuk biasa (umum) atau dalam bentuk cerita pendek (cerpen) agar jalan ceritanya menjadi lebih hidup.
  10. Berita yang akan dimuat diwebsite kami (TPFK Indonesia) tidak dapat terburu-buru dan harus melalui proses tahapan investigasi dari tim TPFK Indonesia, minimal sebulan sekali.

Silahkan bergabung dengan kami dan kirim informasi anda ke: tpfkindonesia@yahoo.com

Isyu dan Permasalahan yang berkembang di masyarakat:

  1. 1. Terorisme
    1. Berkembangnya isyu di masyarakat mengenai kedekatan habib abdurrahman assegaf dengan jaringan terorisme indonesia.
    2. Apakah teroris itu benar-benar ada atau hanya rekayasa pihak tertentu sebagai pengalihan publik atas ketidakbecusan pemerintah dalam mengelola bangsa dan negara?
    3. Apakah aksi terorisme yang marak terjadi ini merupakan pesanan pihak asing yang sengaja ingin mengacaukan dan mengadu domba antar umat islam?
    4. Siapakah dalang dibalik semua itu? Apakah Polri terlibat?
    5. Apa benar abu bakar ba’asyir itu teroris? Ataukah itu semua hanyalah sebuah skenario?
    6. 2. Masalah tabung gas
    7. Kenapa pemerintah diam dan seolah acuh tak acuh dengan rentetan kejadian ledakan tabung gas? Ada apa sebenarnya
      1. Siapa yang menjadi penanggungjawab semua itu?
      2. Apakah dikarenakan tender tabung gas itu jatuh ke tangannya orang demokrat?
      3. 3. Satgas Mafia Hukum
        1. Untuk apa dibuat satgas mafia hukum? Jangan-jangan ada udang dibalik batu tentang satgas yang sangat terkesan tebang pilih kasus untuk kepentingan “seseorang”?
        2. Adakah kemungkinan terbentuknya satgas mafia hukum ini hanya dijadikan sebagai bemper seorang penguasa?
        3. Bisa saja satgas mafia hukum ini mencari uang secara sembunyi dengan orang yang telah terdaftar atau menjadi target mereka. Istilahnya “damai” sebelum terekspose media.
        4. 4. Makelar Kasus (Markus)
          1. Makelar kasus apa saja yang menjadi sorotan publik?
          2. Dimana saja yang banyak terjadi makelar kasus?
          3. Selain institusi polri,adakah institusi lain yang terlibat jaringan makelar kasus?
          4. 5. Perampokan bersenjata
            1. Siapa yang bermain dibelakang itu semua?
            2. Jangan-jangan semua itu sudah ada skenarionya yang ujung-ujungnya mengarah ke terorisme untuk mengalihkan perhatian publik.
            3. Adakah kejanggalan dengan adanya aksi perampokan bersenjata di medan yang terekspose dalam bentuk foto yang hasil gambarnya terkesan dilakukan oleh seorang fotografer professional?
            4. 6. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
              1. Kenapa anggota DPR sering sekali bolos datang ke sidang? Atau sering telat datangnya?
              2. Apa jangan-jangan ada “simpanan” diluar sehingga “kecapaian” malemnya dan malas untuk datang sidang. Wajar saja hal ini terjadi bukan?
              3. 80 persen anggota DPR/DPRD tempat nongkrongnya tidak jauh dari karaoke/pub/panti pijat plus-plus.
              4. Adu argumen dan saling tuding ditubuh DPR, apakah itu semua hanyalah rekayasa semata dengan tujuan untuk memanipulasi publik, karena setiap permasalahan yang ada dinegeri ini, oleh para anggota DPR tidak pernah terselesaikan dan hanya menonjolkan adu argumen sebagai pepesan kosong semata.

Silahkan beberkan kepada kami informasinya,siapa saja anggota DPR yang memiliki “simpanan” dan nongkrong di tempat-tempat maksiat tersebut.

  1. 7. Institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI)
    1. Kenapa TNI tidak berani perang melihat batas wilayahnya (NKRI) dilecehkan atau dihina oleh tetangga sebelah kita (malaysia)?
    2. Kenapa TNI hanya beraninya jago kandang saja? Hanya berani dengan rakyat sipilnya sendiri yang memang tidak berdaya?
    3. Jangan-jangan Institusi TNI akan kembali arogan dan sewenang-wenang terhadap rakyat sipil seperti pada masa rezim orde baru.

Bagi narasumber tidak harus mengacu pada ketujuh point isyu yang berkembang dimasyarakat,dan seandainya anda memiliki informasi diluar ketujuh poin tersebut diatas tetap kami terima, asalkan tidak bersifat fitnah semata.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s