KESIMPULAN TPFK INDONESIA TENTANG HABIB ABDURRAHMAN ASSEGAF/AMSARI OMARELLA

AKHIRNYA KAMI (TPFK INDONESIA) DAPAT MENYIMPULKAN TENTANG JATIDIRI HABIB ABDURRAHMAN ASSEGAF SEBAGAI BERIKUT DIBAWAH INI:

  1. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah seorang kafir (non muslim) yang harus dan wajib diperangi, karena ia telah membawa-bawa atau menyamar sebagai seorang muslim, sehingga dengan secara langsung dan secara sengaja ia telah mempermalukan serta melecehkan umat islam secara keseluruhan apalagi ia telah mengaku bahwa dirinya pernah dipeluk oleh Rasulullah SAW.
  2. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf sebenarnya adalah seorang yang anti islam dan memiliki kebencian tersendiri terhadap kaum muslim. Hal ini terbukti dari perilakunya yang dengan secara sengaja telah menginjak-nginjak kitab suci Al-Qur’an dengan tanpa merasa bersalah apalagi merasa berdosa ketika terjadi penyerbuan ke markas ahmadiyah di Parung-Bogor walaupun hal tersebut terjadi untuk kedua kalinya, karena pertama kali ia menginjak-nginjak Al-Qur’an ketika ia menjadi anggota laskar kristus di gereja katedral Jakarta.
  3. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah seorang double agent yang memiliki misi dari pihak asing seperti CIA (Secret Service dan Mossad) untuk melakukan karakter assasination (pembunuhan karakter) pada para tokoh dan umat islam agar menjadi terpuruk di mata dunia. Misi jahatnya ini ditunjang oleh cara kerja dan aktivitas dari permainan Contra Intelejen, dimana Badan Intelejen Negara (BIN), TNI/Polri terlibat didalamnya dan menjadi dalang dari semua pemicu kerusuhan yang terjadi di Negeri kita yang sebenarnya cinta damai. Baik itu berupa isyu-isyu SARA maupun isyu-isyu Terorisme dan Komunisme. Tentu saja, presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada pula dibalik semua peristiwa tersebut, karena ia bersikap sebagaimana layaknya seorang God Father.

Kekacauan atau kerusuhan di negeri ini sepertinya memang sengaja diciptakan untuk dijadikan sebagai suatu pengalihan atas sesuatu dari kinerja pemerintah yang lebih mementingkan pencitraan daripada kepentingan rakyat indonesia. Dalam hal ini, opini publik dan isyu yang sudah banyak berkembang, bahwa presiden SBY telah banyak mengorbankan rakyatnya demi mencari popularitas dan pencitraan dirinya dimata dunia pada umumnya dan dimata Amerika-Rusia pada khususnnya.

  1. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah seorang dukun cabul yang telah banyak mencabuli para wanita yang meminta untuk dirukyah olehnya, padahal ia sebenarnya tidak faham dan tidak mengerti tentang bagaimana cara merukyah diri orang lain karena semuanya itu hanyalah tipuan semata dan ia sedikitpun tidak memiliki kemampuan spiritual yang selama ini digembar-gemborkannya. Didalam setiap sesumbarnya ia seperti anti dan benci dengan semua praktek perdukunan, padahal ia sendiri melakukan praktek perdukunan dengan alasan merukyah. Dalam hal ini kami hanya dapat menyebutkan dan memberikan julukan kepada si habib cabul ini: RAMPOK YANG TERIAK MALING.
  2. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah seorang pecandu minuman keras dan doyan main perempuan nakal (PSK) sampai-sampai beberapa kali dirinya terkena penyakit kelamin, maklum mantan preman pasar. Belum lagi perbuatan biadabnya yang ternyata ia seorang rentenir (memakan riba alias lintah darat) didalam mencari nafkahnya, dan sekaligus ia menjadi seorang pemeras bagi para artis yang telah dia foto dalam pose mesum dengan secara diam-diam agar ia dapat memeras harta bendanya dan tubuh seksi sang artis tersebut. Jadi dalam hal ini sudah jelas sekali, ia mencari uang dengan cara yang tidak halal hanya demi untuk memiliki mobil-mobil mewah.
  3. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah seorang habib palsu yang gemar menebar fitnah dan melakukan pembunuhan karakter para habaib yang sesungguhnya maupun para tokoh islam lainnya, karena bagaimana mungkin seorang kafir seperti dirinya mengklaim sebagai seorang habib, padahal publik sudah tahu siapa dirinya yang sebenarnya itu.

Dalam hal ini, dari banyaknya informasi yang kami dapat, publik sudah mulai bertanda tanya dan menjadi bahan perbincangan, mengapa para habaib berpangku tangan dan berdiam diri saja tanpa mengambil tindakan terhadap Amsari Omarella, karena sudah jelas-jelas ia bukanlah seorang habib dan bukan pula keturunan arab. Jangan-jangan memang benar dengan banyaknya isyu-isyu yang berkembang di publik bahwa gelar habib itu sebenarnya tidak pernah ada karena di mekkah dan madinah atau dijazirah arab saudi sendiri tidak ada satupun mereka yang memakai gelar habaib.

Sepertinya gelar habib itu memang sengaja dibuat oleh komunitas antar mereka sendiri seperti yang telah diucapkan oleh Amsari Omarella, karena kalau gelar habib itu memang benar-benar ada, mengapa mereka (para habaib) seperti membiarkan Amsari Omarella merajalela dengan kelakuan bejatnya dengan membawa gelar kehabibannya? Atau bisa juga dikarenakan sama-sama palsunya dan sama-sama saling memegang kartu As masing-masing, maka para habaib pura-pura tidak mengetahui dan terkesan tidak ambil pusing?

  1. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah seorang pengecut alias tidak punya nyali, karena dari laporan yang kami terima, dirinya telah beberapa kali diancam dan disatroni orang dirumahnya, ia lari ketakutan dan bersembunyi. Ia hanya menyuruh maju keluarganya sendiri untuk memberitahukan kepada orang yang sedang mencarinya itu bahwa dirinya tidak ada dirumah. Kalau saja kita mau perhatikan dimedia-media televisi, si habib cabul ini kelihatan sekali arogansinya dan sesumbarnya yang melebihi tinggi tubuhnya sendiri seperti layaknya seorang jagoan yang berdiri ditengah-tengah massa yang sebenarnya massa bayaran itu.
  2. Amsari Omarella atau Abdul Haris atau Abdurrahman Assegaf adalah orang yang haus akan popularitas dengan tujuan ingin membangun image (citra) positif dimata publik. Oleh sebab itulah, setiap kali ia akan melakukan aksinya terlebih dulu ia menelepon para wartawan yang sudah menjadi antek-anteknya agar dirinya dapat terekspos di dalam media cetak maupun media elektronik (TV).

Kami (TPFK) telah menangkap adanyan indikasi keterlibatan dari para wartawan media cetak maupun elektronik (TV) yang menjadi antek-anteknya si Amsari itu sebagai bagian dari gerakan para zionisYahudi untuk mempopulerkan dirinya melalui media cetak maupun elektronik, karena mereka (para wartawan) disamping selalu diberi uang oleh Amsari, merekapun memiliki misi yang sama didalam melakukan pembunuhan karakter terhadap umat islam. Dari hal ini saja sudah terlihat jelas, bahwa seluruh media cetak maupun elektronik sudah lama berada dalam cengkraman Dajjal alias Zionis Yahudi (Amerika, Rusia,Inggris dan Australia).

Kami (TPFK) hanya dapat berharap dan memohon kepada Allah SWT agar umat islam berhati-hati dan selalu berada dalam lindungan-NYA, karena dari mulai jabatan walikota, bupati, sampai tingkat gubernur telah menjadi kaki tangannya Badan Intelejen Negara (BIN) yang telah menjual jiwanya pada pihak asing. Kamipun mendoakan agar makhluk sejenis Amsari Omarella mendapatkan azab yang besar dari Allah SWT, agar kaum muslim dapat hidup dengan aman dan nyaman serta rukun sesama antar umat beragama.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s