HATI-HATI DUKUN CABUL BERKEDOK HABIB!!!

Narasumber

Narasumber: KH Abu Nawawy

(Pendiri forum kerukunan umat islam)

saya atas nama umat islam menghimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati terhadap sepak terjangnya abdurrahman assegaf yang memang bukan seorang habib sungguhan alias habib palsu.

Saya pernah kenal dengan dia ketika terjadi kasus cucu saya dilecehkan secara seksual oleh habib cabul ini, pada tahun 2006. kejadiannya pada waktu itu, diluar sepengetahuan saya, cucu perempuan saya yang masih berusia 18 tahun pergi menjumpai habib cabul tersebut di Jalan Abimanyu, Blok C 20, Kompleks Witana Harja III, Pamulang Barat, Tangerang Selatan. Tujuan cucu saya menjumpainya adalah untuk minta agar pacarnya semakin sayang. Tetapi wal hasil, cucu saya mendapatkan perlakuan tidak senonoh dan tidak pantas dilakukan oleh seseorang yang bergelar habib. Tubuh cucu saya digerayangi dengan alasan hal tersebut adalah sudah menjadi prosedur terapi rukyah yang biasa dilakukannya.

Terus terang, ketika itu saya sangat marah sekali saat diceritakan oleh cucu perempuan saya mengenai kebejatan habib cabul tersebut. Saya pun memarahi cucu saya, karena dia tahu bahwa saya biasa merukyah orang, cucu saya hanya mengatakan bahwa dirinya sungkan jika diminta merukyah dirinya, oleh sebab itu ia kerumah habib cabul dengan diantar temannya.

Akhirnya saya datangi kediamannya si habib di Jalan Abimanyu, Blok C 20, Kompleks Witana Harja III, Pamulang Barat, Tangerang Selatan. Kedatangan saya ke tempatnya dengan menyamar sebagai seseorang yang butuh pertolongan si habib, dengan alasan bahwa cucu perempuan saya telah kabur dari rumah dan menginginkan agar ia kembali pulang. Saya sempat memberikan foto cucu perempuan saya (kakak dari cucu perempuan saya yang pernah menjadi korban pelecehan seksual si habib).

Setelah si habib faham dengan maksud dan tujuan saya itu, akhirnya ia pergi dari ruang tamu meninggalkan saya. Tak berapa lama kemudian ia datang dengan membawa sebotol aqua lalu ia komat kamit entah apa yang dibacanya, kemudian ia mengeluarkan bungkusan kecil berwarna hitam yang kemudian ia tempelkan diatas permukaan air aqua.

Tubuh si habib terlihat bergetar sambil kedua tangannya menggenggam botol aqua tersebut. Tak berapa lama kemudian ia menyerahkan air aqua itu kepada saya agar dicipratkan ditempat tidurnya cucu saya. Ia menjamin bahwa dalam satu minggu cucu saya akan pulang. Menurut Si habib dari hasil meneropongnya, ia mengatakan bahwa cucu perempuan saya itu dibawa kabur oleh seorang laki-laki.tentu saja didalam hati saya ingin tertawa, karena cucu perempuan saya tidak kabur dan sedang berada dirumah bersama suami dan anaknya. Kalau benar ia seorang yang ahli meneropong diri orang lain, seharusya iapun mengetahui bahwa saya membawa tape recorder kecil yang biasa dibawa oleh wartawan, dengan tujuan untuk merekam ucapannya si habib cabul tersebut.

Dari hal ini saja, saya tahu bahwa si habib cabul ini memang tidak bisa meneropong apalagi merukyah orang, buktinya saya bodohi ia kena juga. Iseng-iseng saya menanyakan tentang isi bungkusan berwarna hitam tersebut; “itu bungkusan apa bib?” jawab habib “ ini bungkusan berisi rambutnya rasulullah..” saya bertanya lagi; “wah hebat sekali bib, darimana habib mendapatkan rambut rasulullah ini? Jawab habib;”waktu ana naik haji, ana sempet diajak oleh laki-laki berjubah tinggi gede masuk ke makam rasulullah, setelah ana berzikir ana langsung dapet ilham disuruh oleh rasulullah untuk menolong oranglain dengan cara rukyah..dan ana sempet kaget saat seorang laki-laki pake jubah ijo berdiri dihadapan ana dan langsung ngasih segumpel rambut ke tangan ana. Selagi ana kebingungan laki-laki itu ngasih tau bahwa dia muhamad rasulullah SAW. Ana langsung kesima dan gak bisa berkata-kata dan mulut ana terasa dikunci. Akhirnya bahu ana diangkat oleh rasulullah disuruh diri dan ana langsung dipeluk oleh rasulullah. Ana sempet nangis dan bersyukur banget bisa dipeluk oleh rasulullah.”

Terus terang saya benar-benar terkejut dengan ucapan si habib mengenai jatidiri rasululah SAW. Bulu kuduk saya sampai merinding dan saya hanya mengucapkan istighfar saja didalam hati, karena kebohongan si habib ini sungguh biadab sekali dan tidak tahu malu. Sebenarnya hati saya marah sekali saat ia berdusta dengan membawa-bawa nama rasulullah SAW. Akan tetapi, hal itu saya pendam saja, karena saya ingin tahu sampai dimana kebejatan akhlak orang ini.

Saya berkata;”habib sungguh beruntung dapat dipeluk oleh rasulullah,sedangkan saya sendiri mimpi bertemu rasulullah SAW saja belum pernah…kira-kira apa yang habib baca dari ayat-ayat suci al-qur’an sampai-sampai rasulullah SAW berkenan memeluk habib?” jawab habib; “ana gak pernah baca ayat-ayat qur’an…lagian buat apaan? Antum tau enggak..kalo orang baca al-qur’an agar dirinya bisa ini dan bisa itu adalah syirik?” jawab saya;”maaf bib…bukankah al-qur’an itu merupakan penawar dan obat bagi orang-orang yang mukmin dan mengakibatkan kerugian bagi orang-orang yang zolim?? Jawab habib;”antum gimana sih, itukan menurut si pembuat tafsir, padahal pengertiannya enggak seperti itu. Antum udeh naek haji ape belum? Jawab saya; ”alhamdulilah sudah bib”. kata habib; antum enggak usah heran kalo ana sempet dipeluk oleh rasulullah, karena ana masih keturunannye .. “ saya bertanya;”kalau begitu orang-orang yang bergelar habib bisa dipeluk rasulullah dong..? jawab habib;”ya kagak dong,mereka kan bukan habib beneran alias bodong,seperti kelompok habib yang ada di rabhitah alawiyin,itu semuanye palsu..bisa-bisaan aje die orang ngaku-ngaku habaib…mentang-mentang orang timur tengah..”

saya sudah tidak kuat lagi menahan amarah mendengar ocehan si habib bejad ini, Akhirnya saya beritahukan kepadanya tentang maksud kedatangan saya dan siapa diri saya sebenarnya..” dan si habib saya tegur habis-habisan mengenai perbuatannya terhadap cucu saya. Walaupun pada waktu itu habib cabul ini sempat memohon maaf dengan alasan khilaf, tetapi demi Allah saya tidak akan pernah memaafkannya sampai saya mati, apalagi dia telah melecehkan kesucian dan kewibawaan kanjeng rasulullah saw.

Akhirnya saya keluar dari rumah si habib cabul itu dengan tanpa pamit lagi dan dari semenjak itu saya berusaha mencari tahu siapa sebenarnya abdurrahman assegaf ini? Syukur alhamdulillah saya banyak sekali mendapatkan informasi dari orang-orang yang pernah dekat dengannya. Mereka hampir semua mengatakan, bahwa abdurrahman assegaf itu adalah dukun palsu dan bukan seorang habib, karena ia sama sekali tidak mengerti tentang ilmu-ilmu rukyah. Jadi bagaimana mungkin ia dapat mengobati atau menolong seseorang dengan ilmu rukyah yang berbau gaib.

Saya menyimpulkan habib cabul dan palsu ini hanyalah tipe seorang yang Besar Mulut dan Sesumbar saja dengan membawa ayat-ayat al quran dan hadist, padahal ia sebenarnya orang kafir yang suka menyebar fitnah dan isu didalam dakwahnya, yang kemudian ia masuk didalam kelompok islam dengan tujuan untuk mengobok-obok dan mengadu domba antar sesama ummat islam agar saling membenci satu sama lain.

Saya sungguh heran dan tidak habis fikir, kenapa para habaib dari Rabithah Alawiyyin kok diam saja saat abdurrahman assegaf ini mengklaim dirinya sebagai seorang habib? Jangan-jangan memang ada permainan antara para habaib dengan abdurrahman assegaf ini, karena gelar kehabiban atau habaib sampai saat ini saya tidak pernah satu kalipun menemukan dalil dalil yang mengarah kepada gelar habib. Bukankah habib/habaib atau kekasih yang layak menyandang gelar tersebut cuma muhammad rasulullah saw saja (habibullah).

Kami dari tim TPFK sempat menjumpai bapak KH Abu Nawawy dikediamannya dan ia memperdengarkan dari tape recorder miliknya dimana ada rekaman percakapan antara KH Abu Nawawy dengan habib abdurrahman assegaf. Isinya sama dengan yang tertulis tersebut diatas.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s